Dunia digital tidak terlepas dari dunia printer, salah satu bahan yang digunakan dalam mencetak yaitu tinta selain yang berupa serbuk atau pita. Tinta printer saat ini ada berbagai macam jenis sebut saja ada yang dinamakan dengan tinta dye dan tinta pigment. Tinta dye adalah tinta yang pewarnanya larut dalam air dan berwarna bening, biasanya tinta ini meresap ke dalam pori-pori kertas, dan tinta jenis inilah yang banyak digunakan untuk keperluan sekedar cetak mencetak biasa, tinta ini jika menggunakan kertas foto yang water resistance akan tahan air, namun jika menggunakan kertas biasa warna dari tinta ini akan luntur jika terkena air. Tinta pigment merupakan tinta yang berupa serbuk dan tidak larut dalam air, jadi dengan tinta pigment ini hasil cetakan tidak luntur dan juga warnanya tidak memudar jika terkena cahaya. Dipasaran yang sejenis dengan tinta pigment ada yang dinamai dengan durabrite dari epson dan juga ada yang menamai dengan tinta art paper, karena bisa mencetak di kertas art paper.
Dilihat dari bahan dasar, ada yang berbahan dasar air yang dinamakan dengan tinta water based, seperti tinta dye yang memang diperlukan untuk keperluan di perkantoran untuk keperluan indoor, penggunaan tinta water based ini agar lebih ramah lingkungan karena tidak berbau, sementara untuk keperluan outdoor seperti yang digunakan pada spanduk-spanduk menggunakan tinta solvent based. Tinta ini baunya tidak cocok untuk diperkantoran karena baunya yang menyengat.
Dengan dasar itulah, maka penggunaan tinta apakah dye atau pigment tergantung dari keperluannya:
- Jika hanya untuk keperluan cetak mencetak dokumen, sudah cukup dengan menggunakan tinta dye, ramah lingkungan, tidak mudah terbakar, tidak berbau dan harganya relatif lebih murah.
- Jika untuk keperluan mencetak foto dengan kualitas tahan air dan tahan cahaya serta menggunakan kertas yang licin seperti art paper, sticker chromo dapat menggunakan tinta pigment.
- Sementara untuk mencetak di kertas yang berbahan plastik seperti vinil, harus menggunakan tinta berbasis solvent yang berbahan kimia. Namun sampai saat ini untuk printer sekala kecil kurang dari A3 belum ada printer yang menggunakan jenis solvent ini.






dalam format vektor yang perlu diketahui adalah titik (dalam format vektor disebut dengan node) awal dan titik akhir, dengan sendirinya akan terbentuk garis yang menghubungkan kedua node tersebut dengan persamaan matematis.